Anasmapalasta's Blog

Pengumuman Hasil Tes CPNS Molor…..

 

Dicurigai Akibat Rekayasa Panitia

TUBAN | SURYA – Waktu pengumuman hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di beberapa kabupaten di Jatim, Sabtu (28/11), ternyata molor lama sehingga sempat memunculkan keresahan sekaligus kecurigaan. Di Tuban, misalnya, pengumuman itu baru keluar petang hari, pukul 17.30 WIB, padahal para peserta tes sudah menunggu sejak pagi.

Di Sampang, Madura, para peserta tes baru mengetahui hasil tes pada pukul 15.30 WIB. Mereka sudah menunggu sejak pukul 09.00 WIB di Kantor Pos dan Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sampang, tempat pengumuman hasil tes CPNS ditempelkan.

Sedangkan di Pasuruan hasil tes CPNS ini ditempelkan pada papan pengumuman di halaman Pemkab Pasuruan pada pukul 13.30 WIB. Sebagian peserta mengaku sudah mencoba mencari tahu melalui website Kabupaten Pasuruan sejak Sabtu (28/11) pukul 00.00 WIB namun gagal. Sebelumnya ada pemberitahuan bahwa hasil tes bisa dilihat melalui internet sejak Sabtu pukul 00.00 WIB.

Di Tuban, ratusan warga sejak pukul 07.00 WIB sudah berada di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Tuban, di Jl Patimura. Termasuk di antara mereka adalah Yudis, peserta asal Kabupaten Bojonegoro.

“Saya sejak pagi menunggu tapi sampai sore begini sama sekali belum ada kejelasan. Anehnya, tidak ada satupun pegawai BKD yang memberikan informasi kapan pengumuman di keluarkan,” keluh Yudis saat ditemui Surya, Sabtu (28/11) sore.

Hal serupa dikeluhkan Bambang, warga Bojonegoro yang nekat naik sepeda motor dari rumah ke Tuban sejak pagi demi bisa segera mengetahui hasil tes CPNS yang dia ikuti pada 21 November lalu tersebut. “Saya dari rumah jam 06.00 pagi, tapi jauh-jauh ke Tuban sampai jam segini belum ada kejelasan sama sekali,” ujarnya.

Kepala Infokom Pemkab Tuban, Tri Martojo, ketika dihubungi, Sabtu (28/11) sore, menjawab bahwa pengumuman tetap dilaksanakan pada Sabtu (27/11). “Hari ini kami umumkan. Memang sampai sore ini belum tapi ditunggu saja pasti ada,” katanya.

Ternyata pengumuman akhirnya muncul pada pukul 17.30 WIB. Tidak ada penjelasan rinci mengenai alasan keterlambatan tersebut.

Berubah Sedih
Dari Sampang dilaporkan, ratusan orang yang berbondong- bondong datang ke Kantor Pos di Jl Pahlawan dan Kantor BKD harus rela menunggu berjam-jam. Mereka datang sebelum pukul 09.00 WIB, tetapi pengumuman baru ditempel pukul 15.30 WIB.

Kabid Pengembangan Karir BKD Sampang, Moh Anwari Abu Said SE, tidak bisa dihubungi untuk diwawancara mengenai alasan keterlambatan pengumuman itu.
Seusai melihat hasil tes, mayoritas wajah peserta berubah sedih karena tidak diterima, sedangkan lainnya terlihat gembira, bahkan

ada yang histeris dan menangis. Moh Besori Afnani 24, warga Jl Hasyim Asyari Nono 40A Sampang, misalnya, mengaku senang dan bersyukur karena namanya berada dalam daftar CPNS
Lain halnya dengan Ratna Puji Astutik 23, warga Perum Permata Selong, Sampang. Ibu satu anak yang sedang hamil tujuh bulan dan datang ditemani suami, Pujnadi Panca Utama 27, ini tidak menampakkan kegembiraan karena dirinya tidak lolos tes CPNS.

Di Kabupaten Pasuruan, para peserta tes CPNS yang gagal melihat pengumuman hasil tes melalui internet akhirnya ramai-ramai mendatangi Pemkab Pasuruan di Jl Hayam Wuruk, Kota Pasuruan.
Mereka datang dan pergi sejak pagi hingga siang hari untuk melihat pengumuman yang tidak kunjung dikeluarkan, dan akhirnya baru ditempel pukul 13.30 WIB.

“Ada apa, kok sampai terlambat hingga belasan jam seperti ini? Sejak semalam saya menanti di warung internet, tapi pengumuman melalui internet tidak nongol juga. Setelah wira-wiri hingga berkali-kali, pengumuman hasil tes baru ditempelkan,” keluh Gita Kusuma, peserta yang mengaku sudah tiga kali gagal mengikuti tes untuk formasi analis kepegawaian.

Sebagian peserta menjadi curiga, molornya pengumuman ini akibat rekayasa dari panitia penerimaan CPNS yang mengatur supaya para peserta ‘titipan’ dapat diterima. “Saya menduga ada praktik yang tidak fair dalam penerimaan CPNS ini,” tuding peserta tes bernama Andriani, yang namanya tak masuk dalam daftar pengumunan alias gagal.

Menurutnya, bisa saja pihak panitia menegosiasikan harga lebih dulu dengan para peserta tes “titipan” sehingga pengumuman hasil tes menjadi molor lama. “Atau mungkin hasil pengumuman yang diterima dari pihak korektor tidak sesuai yang diharapkan serta nama-nama yang sudah ditata sedemikian rupa oleh panitia, sehingga mereka lebih dahulu harus mengganti nama-nama sesuai yang diinginkan,” duga Andriani.

Seorang peserta, Maya Sri Rahmawati, tampak gemetar dan bingung. Pasalnya, saat melihat hasil pengumuman, wanita yang mendaftar formasi guru SD ini mengetahui nomor tesnya, 14-2001-2002-1009, muncul di papan pengumuman tetapi atas nama orang lain yaitu Maya Sri Rahayu.

“Waduh, bagaimana ini, saya bingung dan tidak kuat berdiri. Kok bisa seperti ini, sih,” keluh Maya Sri Rahmawati seraya menahan tangis sembari duduk lemas di samping Masjid Al Abror Pemkab Pasuruan.

Kesalahan Fatal
Kalangan DPRD Kabupaten Pasuruan yang diwawancara Surya pun bereaksi keras. Mereka menganggap keterlambatan pengumuman tersebut merupakan kesalahan yang fatal dan mengarah ke rekayasa.

“Padahal sebelum tes kami mewanti-wanti Badan Kepegawaian Daerah untuk tidak main-main dan harus sukses,” tandas Yusuf Danial, anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pasuruan asal PKB.

Kepala BKD Kabupaten Pasuruan, Suprijohadi, saat dimintai konfirmasi Surya mengenai molornya waktu pengumuman, tampak menjawab tak tegas. “Memang siang ini (kemarin, Red) baru diumumkan di papan-papan, baik di Pemkab Pasuruan maupun kantor-kantor kecamatan. Tapi keterlambatan ini karena kami masih menyiapkan dan mengetik SK Bupati Pasuruan,” kilahnya.

Data Surya, jumlah pendaftar tes CPNS Kabupaten Pasuruan ada 10.474 orang sedangkan yang dinyatakan gagal administrasi sebanyak 1.297 orang, sehingga tes diikuti 9.177 orang yang memenuhi syarat. Adapun formasi yang dibutuhkan 407 orang, terdiri atas tenaga guru, kesehatan dan tenaga teknis.

Di Kota Surabaya, pengumuman seleksi CPNS berlangsung adem- ayem. Hasil seleksi yang ditempel di pintu masuk Gedung Sawungaling Pemkot hanya dilihat beberapa pendaftar. Sepinya pendaftar yang melihat papan pengumuman ini karena sejak pukul 00.00 WIB BKD sudah mengupload hasilnya di website Pemkot Surabaya (www.surabaya.go.id). Hasilnya, dari 577 formasi yang disediakan hanya terpenuhi 542 formasi; sisanya 35 tidak terpenuhi.

http://www.surya.co.id

 

Filed under: umum,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My Facebook

Photobucket

Info Pengunjung & Statistik

Blog Stats

  • 74,930 hits

Blog Directory

Status YM

Sponsor

Advertensi


Masukkan Code ini K1-3AE43D-D
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
WordPress for Business Bloggers
%d blogger menyukai ini: