Anasmapalasta's Blog

Dua Kadis “Target” Kejari Dugaan Korupsi DAK Pendidikan dan Pasar Pa’baeng-baeng

Dua kepala dinas di lingkup Pemkot Makassar, diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, Kamis (23/9). Keduanya adalah Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Mahmud BM dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Makassar Muh Takdir Hasan Saleh.

Mahmud BM diperiksa Kejari terkait adanya dugaan korupsi pada program pendidikan gratis, dana buta aksara dan pengadaan buku di sekolah-sekolah, mulai dari tingkat SD sampai SMA. Sedangkan, Muh Takdir Hasan Saleh diperiksa terkait dugaan korupsi pembangunan Pasar Pa’baeng-baeng.

Kepala Seksi Intelejen Kejari Makassar M Syahran Rauf, Kamis (23/9), membenarkan pemeriksaan keduanya. Ia mengatakan, Mahmud BM dimintai keterangan perihal penyelidikan di Dinas Pendidikan Makassar. Tetapi, Kepala Dinas Pendidikan itu meminta penundaan hingga Senin, pekan depan, karena ada urusan dinas di Jakarta.

“Tadi sudah dimintai sedikit keterangan. Tapi, dia minta ditunda. Senin pekan depan, dia akan datang bersama pejabat teknis yang mengelola dana pendidikan gratis,” terangnya.

Syahran mengatakan, Mahmud juga sudah menyerahkan beberapa dokumen yang dibutuhkan oleh Kejari.

“Pemeriksaan hanya sebentar, dan tadi dia menyerahkan beberapa dokumen,” ujarnya.

Terkait pemeriksaan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Syahran mengungkapkan, pemeriksaan itu merupakan pemeriksaan kedua yang dilakukan terhadap Muh Takdir Hasan Saleh. Pertama saat masih penyelidikan di Intelejen, dan yang kedua di penyelidikan pidana khusus.

Pemeriksaan dilakukan terkait kasus dugaan korupsi pembangunan pasar Pa’baeng-baeng yang diduga merugikan negara tidak kurang dari Rp1 miliar.

“Pemeriksaan dilakukan untuk pengembangan penyelidikan,” tuturnya.

Temuan BPK Dana Titipan Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Mahmud BM, yang ditemui usai pemeriksaan, menjelaskan, temuan Badan Pengawas Keuangan (BPK) sebesar Rp155 juta, merupakan dana yang dititip oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di brankas Dinas Pendidikan. Tapi, tidak ada maksud untuk menyelewengkan dana itu, karena dilengkapi dengan surat penitipan.

“Dana itu dititip sambil menunggu selesainya laporan pelaksanaan kegiatan. Dititip sampai Januari 2010,” jelasnya.

Mahmud mengatakan, setelah uang itu ditemukan BPK, ia kemudian memerintahkan kepada PPTK untuk segera membayarkannya. Tidak ada sedikitpun niat untuk menyelewengkan dana itu.

“Saya akui itu sebagai kesalahan dari teman saya karena menyimpan uang di brankas melebihi sepuluh juta. Tapi, tidak ada sedikitpun niat untuk menyelewengkan uang itu,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk dana penuntasan buta aksara sebesar Rp395 juta dilakukan untuk membiayai pelaksanaan buta aksara yang dilakukan di 27 PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat). Mahmud juga membantah tuduhan jika ada kegiatan yang fiktif sehingga pertanggungjawabannya diragukan.

“Berdasarkan laporan dari semua PKBM, semua kegiatan sudah dilakukan. Tidak ada yang fiktif,” tegasnya.

Mahmud juga membantah tudingan korupsi pendidikan gratis. Pasalnya, anggaran pendidikan gratis sebesar Rp49 miliar ditransfer langsung ke rekening tiap sekolah. Para kepala sekolah yang kemudian membelanjakan sesuai dengan kebutuhkan mereka.

“Dinas pendidikan tidak berhak melakukan intervensi terhadap semua kegiatan sekolah yang dibiayai oleh dana pendidikan gratis. Mereka bisa membelanjakan sesuai dengan rancangan anggaran belanja sekolah,” tandasnya.

MAKASSAR, Upeks–

Filed under: umum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

My Facebook

Photobucket

Info Pengunjung & Statistik

Blog Stats

  • 74,930 hits

Blog Directory

Status YM

Sponsor

Advertensi


Masukkan Code ini K1-3AE43D-D
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com
WordPress for Business Bloggers
%d blogger menyukai ini: